(21/06/2013)
Hari ini, jalan depan rumah lagi diperbaiki. Ya, sangat bersyukur sih, setelah
beberapa tahun terus-terusan bajir dan banyak terjadi kecelakaan, akhirnya ada
pergerakan juga dari pemerintah buat benerin tuh jalan. Perombakan yang
dilakuin gede-gedean, gorong-gorong dibongkar dan diperbesar, terus juga ada
peninggian permukaan jalan, baru kali ini dibenerin total gitu, soalnya seinget
aku kalau pun dibenerin, ini jalan biasanya cuma di tambal doang, dan itu pun
ga pernah bertahan lama untuk kemudian muncul lagi permasalahan banjir dan
kecelakaan disitu. Belum bisa dilihat apa sekarang perbaikan ini benar-benar
efektif buat menangkal banjir dan mengurangi tingkat kecelakaan tapi yang pasti
sebagai warga sini, aku seneng akhirnya ada perhatian pemerintah buat benerin
jalan ini. Tapi kalau benerin jalan biasanya itu kan misalnya bagian kanan dulu
terus bagian kirinya jadi lalu lintas kendaraan tetep masih bisa berjalan
meskipun sedikit terhambat, tapi ini kanan kiri sekaligus, entah ada deh
masalahnya, aku emang ga ngerti soal benerin jalan tapi rasanya aneh aja.
Buat
sebuah kebaikan tentunya ada proses dan hambatan yang harus dilalui,
seperti perbaikan jalan ini bukannya tanpa masalah, permasalahan sederhana yang
terlihat, ada pertentangan dari warga yang ketinggian lantai rumahnya itu
dibawah permukaan jalan, mereka protes dengan adanya perbaikan ini karena
katanya kalau permukaan jalan dinaikkan ketika hujan besar, air akan
menggenangi rumah mereka, tapi ya demi kebaikan lebih banyak pihak, mau ga mau
perbaikan jalan ini harus terus lanjut, di samping permasalahan itu depan rumah
aku sekarang ini jadi sering macet karena untuk sementara ini kendaraan harus
melewati jalan yang penuh dengan kubangan lumpur dan bebatuan dan lalu
lintasnya pun diatur sehingga apabila hendak melewati bagian jalan yang sedang
diperbaiki tersebut ya mau ga mau kendaraan dari arah yang berlawanan harus
saling nunggu, karena medan yang bisa dilewati cukup sempit dan sulit apabila
dilewati oleh dua kendaraan dari arah berlawanan sekaligus. Terus selama
perbaikan ini juga banyak terjadi kecelakaan, ya kecelakaan ringan sih tapi
tetep aja kan kecelakaan, banyak kendaraan roda dua yang tergelincir gitu ya
lumayan lah luka-luka kecil sama motornya juga agak penyok-penyok, korban
lainnya itu nyokap aku sendiri, sepulang berjalan kaki dari mini market, nyokap
datang dengan kondisi bermandikan lumpur, katanya sih kepleset gitu di jalan,
ya tapi beruntunglah ga luka. Semoga perbaikkannya udah beres sebelum masuk
ramadhan, jangan seperti biasanya pas lebaran perbaikan masih menggantung dan semoga
jalan rusak di area-area lainnya juga diperbaiki dengan segera semoga
kecelakaan akibat jalan berlubang dapat diminimalisir.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar