(22/06/13) Hari ini otak
buntu banget, mikir sana sini gak dapet ide, akhirnya terpaksalah mengeluarkan
jurus andalah dengan “membuka lembar kenangan” dimana aku nginget-nginget lagi
beberapa moment di hidup yang sekiranya menarik dan gak bisa dilupakan, sekarang
ini hal tersebut membawa kedalam sebuah penyesalan (nyesel banget kenapa harus
nginget-nginget segala). Tapi seperti apa yang selalu aku pegang bahwa suatu
kejadian dapat terjadi untuk kita maknai. Nah itu juga yang yang lagi di coba,
ya jangan sampe udah galau-galau nginget masa lalu, terus gak dapet apa-apa
gitu.
Kenangan ini membawa
kebeberapa kejadian dimana sekarang bikin diri sendiri berpikir bahwa kalau aku
itu berengsek, nyebelin, jahat dan sebagainya lah pokoknya. Aku teringat telah
mengecewakan amat banyak orang di sepanjang perjalanan hidup ini. Orang tua,
teman, sahabat, mantan pacar, gebetan, bahkan mungkin hingga penjaja makanan
yang menawarkan jualannya. Teringat akan pengorbanan orang-orang yang sayang
sama aku tapi dengan bodohnya mereka aku kecewakan. Lebay memang, tapi serius
deh hal itu merupakan sesuatu yang negatif tapi sadar gak sadar terus menerus dilakukan.
Mengecewakan orang lain
memang sesuatu yang tak mungkin bisa terhindarkan karena setelah dipikir-pikir
memang ketika apa yang kita lakukan atau sampaikan terhadap orang lain tidak
sesuai dengan apa yang menjadi harapan mereka tentunya itu bisa menimbulkan
kekecewaan. Ya namanya juga hidup sih ya, ada yang harus dipilih dan
dikorbankan. Tapi masalahnya pas ngecewain kita nyadar gak? Minta maaf ga?
Emmmmm, mungkin dalam beberapa kesempatan iya, tapi seringkali...... lupa,
bahkan gak jarang juga malah mengulanginya lagi. OMG berasa jahat banget lah. Setelah
merenung ya aku sepenuhnya sadar bahwa dalam hidup ini gak mungkin untuk berhenti
mengecewakan orang tapi bukan berarti karena itu bagian dari hidup terus kita
boleh mengecewakan orang terus menerus daaaaaan itu berarti bahwa sebagai
manusia kita harus belajar untuk tidak terlalu sering mengecewakan orang lain
dan belajar memerbanyak ucapan permintaan maaf ketika menyadari bahwa apa yang
kita sampaikan tidak sesuai dengan harapan orang tersebut. Emmmmm, bisa gak
ya........
Tidak ada komentar:
Posting Komentar