Masa muda ku tak merasa
Ku tlah kehilangan segala
Tak ada lg yg tersisa
Aku seolah hanya nestapa di antara megahnya panggung dunia
Ohhh.... Aku ingin menikmati dunia, sebelum berakhirnya nyawa
Aku ingin memecahkan dinding rumah kaca yang slama ini hanya dapat membuatku terkurung dalam duka
Aku tak lagi hanya ingin mengamati tapi aku jg ingin menjadi bagian dari indah dunia
Tapi, apa aku bisa?
Aku masih terkurung dalam rasa tak berharga
Aku terjebak dalam ketakutan yang menjadikan diriku sia-sia
Aku tak paham harus bagaimana
Ketika aku mencoba melepas belenggu
Pilu itu selalu kembali mendera
Seolah jutaan mata rantai mengikat keberanianku untuk melangkah
Aku ingin lari!
Aku ingin berlari untuk pergi menikmati kehindahan bumi
Itu yg slalu hatiku teriakkan
Itu yang aku harapkan
Tapi apa?
Itu mungkin hanya akan menjadi sebuah gelora yg takkan pernah menemukan titik perwujudan
Sungguh pedih hati ku rasa, tapi inilah realita
Mungkin aku memang tak bisa untuk menikmati indahnya masa remaja
Mungkin memang takdirku hanya untuk melihat tanpa bisa merasa
Mungkin.....mungkin.....
Ah aku lelah berspekulasi
Aku lelah dengan suara-suara yang terjebak dalam kepala ini
Kemudian sekali lagi aku mencoba berlari
Berlari untuk menghindari suara sumbang yg seolah terkurung dalam pikiran ini
Tapi sekali lagi pula aku gagal
Aku tak mampu terlepas
Mereka terus mengejarku
Kembali menggiringku dalam keterpurukkan
Dan kini aku tlah lelah untuk kembali menghindar
Kemudian memunculkan sebuah pikiran untuk berhenti
Menunggu sang takdir yg menggiringku kemanapun ia mau
Ya aku menyerah!
Aku lelah....
Tidak ada komentar:
Posting Komentar