Setelah liburan semester kemaren, aku sama anak-anak ada rencana buat tukeran kado dan didalam kado yang aku kasih ada pesannya gitu deh, gini nih isinya....
Teruntuk
temanku....
Sebuah
buku yang terbungkus lembaran putih bercorakan hitam ini, sesungguhnya tiada
harganya dibandingkan dengan hal-hal yang telah kita lalui bersama. Buku ini
tak lebih hanya perlambang dari sebuah kenangan, dimana ketika suatu saat nanti
kalian kembali membaca maupun mengingat-ingat isinya, aku harap kan
membangkitkan ingatan tentang kebahagiaan atau kebodohan yang kita lalui
bersama yang akan membuatmu menyunggingkan senyuman terindah yang menjadi
pelepas sejenak dari lelah dunia.
Kawan....
Ketika membaca sebuah buku, selalu saja ada hal yang melekat dalam memori
ataupun menyentuh naluri, sehingga meskipun buku itu telah hilang maupun lapuk
dimakan usia tetapi apa yang pernah kita baca didalamnya pasti kan dapat
melekat indah dalam ingatan, melebur menjadi sebuah pemahaman yang dapat
menjadi bekal kehidupan.
Buku
ini bernapaskan persahabatan yang aku bungkus dengan lembaran putih bercorak
abu. Menjadi sebuah perlambang bahwa mungkin dalam persahabatan kita selama ini
ada bubuhan kisah kelabu yang menghiasi, tapi sesungguhnya disana ada balutan
ketulusan yang mengemas ikatan ini secara keseluruhan.
Sahabat....
suatu waktu nanti kita pasti akan terpisah, entah karena rasa nyaman yang tlah
berubah ataupun hanya karena waktu yang memaksa kita untuk melangkah. Namun
bagaimana pun, satu hal yang ‘kan selalu sama, bahwa kita kan selalu memiliki
kenangan bersama, yang takkan bisa terhapuskan oleh rasa jemu maupun tergerus
oleh waktu.
Terimakasih
‘tuk menerima ketidak sempurnaanku.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar